نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ
وَالْفَرَاغُ
Artinya: "Dua nikmat yang sering dilalaikan oleh kebanyakan manusia adalah kesehatan dan waktu luang." (HR. Bukhari)
Liburan bukanlah waktu untuk bermalas-malasan, melainkan kesempatan emas untuk menanam kebaikan yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat.
Manfaatkanlah Waktu dengan Kebaikan, Allah ﷻ berfirman:
وَالۡعَصۡرِۙ
اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لَفِىۡ خُسۡرٍۙ
اِلَّا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوۡا
بِالۡحَقِّ ۙ وَتَوَاصَوۡا بِالصَّبۡرِ
Artinya: “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran.” (QS. Al-Asr: 1-3)
Liburan adalah waktu untuk menghindari kerugian dengan memperbanyak amalan baik. Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan antara lain:
- Menambah hafalan Al-Quran atau memperbaiki bacaan.
- Membaca buku bermanfaat, baik tentang ilmu agama maupun pengetahuan umum.
- Mengikuti kegiatan sosial, seperti membantu orang tua, berbagi dengan tetangga, atau menjadi relawan di kegiatan keagamaan.
خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ
Manfaatkan waktu untuk membantu orang tua, berbicara dari hati ke hati dengan mereka, dan membangun kenangan indah bersama keluarga.
Jaga Ibadah dan perbanyak isi liburan dengan Dzikir Jangan sampai liburan menjadi alasan untuk meninggalkan ibadah. Justru, kita harus memperkuat ibadah selama liburan, seperti memperbanyak shalat sunnah, membaca Al-Quran, dan berdzikir.Waktu adalah anugerah yang tidak akan kembali. Liburan adalah ladang amal jika kita mengisinya dengan kebaikan. Mari kita jadikan liburan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal shalih, dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Semoga Allah memberikan keberkahan dalam setiap waktu kita, termasuk saat liburan, dan menjadikannya amal yang bernilai di sisi-Nya. Aamiin.
***